Sensatia Botanicals

5 Cara Mudah Merawat Skin Barrier yang Rusak

Apa itu skin barrier dan bagaimana cara merawatnya? Simak penjelasannya di sini!

Pernah merasa kulit wajah tampak kusam, kering, bahkan timbul rasa perih serta gatal? Bisa jadi skin barrier kamu mengalami kerusakan.

Perlu dipahami bahwa kulit manusia terdiri dari berbagai macam lapisan dengan fungsinya masing-masing. Melansir dari SehatQ.com, struktur kulit manusia terdiri dari epidermis sebagai lapisan terluar kulit wajah, dermis yang merupakan lapisan tengah kulit yang mengandung kolagen, elastin, dan persediaan darah, serta hipodermis sebagai lapisan terdalam yang terdiri dari jaringan kolagen serta sel lemak.

Pada lapisan terluar kulit (epidermis) terdapat sel kulit keras yang terikat bersama lipid dan menjadi skin barrier kita. Nah, lapisan inilah yang sering kali bermasalah. Untuk memahami proses perawatannya, yuk simak informasi ini lebih lanjut!

Apa itu skin barrier yang rusak?
Dalam dunia kesehatan kulit, istilah skin barrier digunakan untuk menjelaskan lapisan terluar kulit atau stratum korneum yang terdiri dari sel-sel kulit keras yang disebut corneocytes dan diikat bersama lipid seperti mortar atau batu bata.

Fungsi dari skin barrier adalah melindungi kulit dari berbagai masalah seperti infeksi, bahan kimia berbahaya, racun, hingga alergen. Tak hanya itu saja, skin barrier juga menjadi ‘pintu masuk’ hidrasi agar kadar air di dalam kulit wajah tetap terjaga.

Nah, dari penjelasan ini maka dapat disimpulkan bahwa skin barrier yang rusak adalah lapisan terluar kulit yang mengalami kerusakan dan menyebabkan kulit lebih rentan mengalami dehidrasi serta iritasi. Umumnya, saat skin barrier rusak akan ditandai dengan munculnya beberapa ciri sebagai berikut:

1. Kulit kering dan bersisik
2. Kulit terasa gatal
3. Kulit terasa kasar dan berubah warna
4. Timbul jerawat, terutama di bagian kulit wajah
5. Kulit mengalami peradangan
6. Terjadinya infeksi kulit akibat bakteri, virus, dan jamur

Faktor risiko penyebab skin barrier rusak
Melansir dari SehatQ.com, penyebab skin barrier rusak bisa berasal dari faktor lingkungan dan dari dalam tubuh, seperti:

1. Cuaca yang tidak menentu
2. Polusi udara
3. Terpapar sinar matahari berlebih tanpa perlindungan sunscreen
4. Penggunaan obat jerawat atau produk skincare dengan kandungan bahan yang terlalu keras
5. Penggunaan skincare dengan kandungan alkohol tinggi dan fragrance yang terlalu menyengat
6. Gangguan dari dalam, seperti ketidakseimbangan hormon dan stres
7. Melakukan eksfoliasi atau pengangkatan sel kulit mati terlalu sering (lebih dari dua kali seminggu) dan terlalu keras
8. Faktor genetik

5 Cara memperbaiki skin barrier yang rusak
Tidak ada hal yang tidak mungkin di dunia ini, termasuk dalam memperbaiki skin barrier yang rusak. Well, mengatasi skin barrier yang rusak merupakan hal yang cukup mudah. Pasalnya, sel-sel tubuh kita akan melakukan regenerasi dengan baik.

Namun, proses ini sebaiknya didukung juga dengan melakukan berbagai usaha agar hasilnya lebih optimal. Jika kebetulan kamu sedang mengalami skin barrier yang rusak, simak cara memperbaikinya berikut ini.

1. Tenangkan kulit wajah
Caranya adalah dengan menghindari penggunaan make up untuk sementara waktu. Cukup gunakan basic skincare mulai dari facial cleanser, toner, moisturizer, dan tabir surya sebelum beraktivitas. Pastikan juga untuk menggunakan pembersih wajah yang lembut tanpa sabun untuk mencegah iritasi semakin parah, seperti Unscented Soapless Facial Cleanser dari Sensatia Botanicals.

Pembersih wajah tanpa wewangian ini efektif mengangkat kotoran tanpa mengganggu keseimbangan alami kulit. Kandungan bahan alami lidah buaya di dalamnya mampu membantu mempercepat proses regenerasi kulit serta membuat kulit terasa segar dan berkilau.

2. Hindari penggunaan skincare dengan bahan yang terlalu keras
Hentikan penggunaan produk skincare yang mengandung bahan aktif seperti retinol, vitamin C, dan exfoliant selama dua hingga tiga minggu

3. Gunakan moisturizer untuk skin barrier yang rusak
Pilih produk pelembap yang mengandung bahan alami untuk melembapkan, menutrisi, menyegarkan, sekaligus menenangkan kulit agar proses pemulihan skin barrier berlangsung lebih cepat, seperti Wild Honey Day Barrier Cream dari Sensatia Botanicals. Wild Honey Day Barrier Cream merupakan krim wajah yang terbuat dari campuran bahan alami yang kaya akan kandungan antioksidan di dalamnya.

Dilengkapi dengan kandungan minyak esensial vanilla, geranium, dan bunga kenanga di dalamnya menjadikan krim pelembap ini sangat cocok untuk membantu mengembalikan kondisi skin barrier seperti semula, sehingga kulit tetap halus, lembut, dan ternutrisi dengan baik.

4. Memerhatikan kadar pH kulit wajah
Kadar pH kulit wajah yang normal adalah 5,7. Oleh karena itu, pastikan produk skincare yang kamu gunakan tidak memiliki pH tinggi agar skin barrier yang rusak tidak semakin parah.

5. Memperbaiki pola hidup
Cara memperbaiki skin barrier yang rusak selanjutnya adalah dengan menerapkan pola hidup sehat, mulai dari mengonsumsi makanan bernutrisi, menghindari junk food, olahraga teratur, tidur cukup, dan mengelola stres dengan baik.

Nah, itulah informasi seputar skin barrier rusak dan cara memperbaikinya. Dengan perawatan rutin dan konsisten, masalah ini pun akan cepat teratasi!

Nov 10, 2022

BLOG