September 9, 2025

25 Tahun Berkarya, Sensatia Tampil Lebih Segar dengan Wajah Baru

Sensatia, brand skincare asal Bali yang sudah dikenal luas akan komitmennya terhadap clean beauty, tahun ini genap berusia 25 tahun. Di momen spesial ini, Sensatia memperkenalkan identitas barunya sebagai bagian dari langkah besar dalam memperkuat posisi mereka di industri kecantikan, baik di dalam negeri maupun secara global.

Transformasi ini bukan sekadar perubahan visual. Lebih dari itu, ini adalah refleksi dari perjalanan panjang Sensatia yang selama dua dekade lebih telah menghadirkan produk-produk perawatan kulit alami dengan filosofi keberlanjutan. Nama “Sensatia Botanicals” kini disederhanakan menjadi “Sensatia”, sebagai bentuk evolusi brand yang ingin tampil lebih inklusif dan relevan dengan generasi saat ini, tanpa meninggalkan akar dan nilai yang selama ini dijaga.

Desain logo dan kemasan baru yang lebih modern mulai diperkenalkan secara bertahap, bersamaan dengan penyegaran tampilan gerai-gerai fisik Sensatia di berbagai kota. Gerai dengan wajah baru pertama kali bisa ditemui di Lippo Mall Nusantara, Jakarta, dan akan disusul oleh lokasi lain di seluruh Indonesia dalam waktu dekat.

Menurut Michael Lorenti, CEO & Founder Sensatia, perubahan ini adalah bagian dari komitmen perusahaan dalam merespons harapan konsumen yang kini semakin sadar dan selektif terhadap produk yang mereka gunakan. Di tengah tren ‘skinimalism’ yang makin populer, terutama di kalangan Gen Z, konsumen mencari skincare yang simpel namun tetap efektif, dan tentunya aman bagi kulit maupun lingkungan. Sensatia ingin hadir sebagai jawaban dari kebutuhan itu.

Michael juga menegaskan bahwa clean beauty bagi Sensatia bukanlah trend semata, melainkan prinsip yang sejak awal melekat pada setiap aspek bisnis. Mulai dari pemilihan bahan-bahan alami yang aman dan teruji, penggunaan energi terbarukan di fasilitas produksi dan operasional di Bali, hingga menjalankan model bisnis yang adil dan transparan. Salah satunya adalah program profit-sharing yang memberikan porsi keuntungan kepada seluruh karyawan sebagai bentuk penghargaan terhadap kontribusi mereka.Selama 25 tahun, Sensatia telah menjadi bagian dari komunitas lokal di Karangasem, Bali, tempat brand ini lahir dan bertumbuh. Lebih dari 60% tim Sensatia berasal dari daerah tersebut, dan hingga kini semangat lokalitas masih sangat kuat terasa dalam setiap aktivitasnya. Di fasilitas produksinya, sekitar 70% kebutuhan energi telah dipenuhi melalui panel surya. Selain itu, lebih dari 65.000 botol produk sudah berhasil didaur ulang lewat program ‘Bring Back Your Empties’ yang terus dikembangkan.

Di Bali, Sensatia sudah hadir melalui 16 gerai di berbagai area seperti Kuta, Legian, Denpasar, Sanur, Ubud, dan Canggu. Produk-produk seperti lip balm, hand cream, dan facial cleanser masih menjadi favorit di kalangan pelanggan lokal maupun wisatawan. Ke depan, Sensatia juga telah menambah gerai baru di beberapa kota besar, termasuk Surabaya, Palembang, dan Makassar.

Dengan semangat baru dan wajah yang lebih segar, Sensatia berharap bisa terus menginspirasi konsumen untuk memilih produk kecantikan yang bukan hanya efektif, tapi juga membawa kebaikan bagi lingkungan dan komunitas.Di Bali, Sensatia sudah hadir melalui 16 gerai di berbagai area seperti Kuta, Legian, Denpasar, Sanur, Ubud, dan Canggu. Produk-produk seperti lip balm, hand cream, dan facial cleanser masih menjadi favorit di kalangan pelanggan lokal maupun wisatawan. Ke depan, Sensatia juga telah menambah gerai baru di beberapa kota besar, termasuk Surabaya, Palembang, dan Makassar.

Dengan semangat baru dan wajah yang lebih segar, Sensatia berharap bisa terus menginspirasi konsumen untuk memilih produk kecantikan yang bukan hanya efektif, tapi juga membawa kebaikan bagi lingkungan dan komunitas.

Related Articles

 

Product Recommendations

Hit enter to search or ESC to close